parodi

Mas Parimin Mencabut Pakubumi

Ini tentang seorang sahabat yang kini telah tiada. Mendahuluiku dan kami para sahabatnya. Ia seorang “pejuang” penuh sahaja. Mungkin, ia bukan seorang patriot. Tapi ia adalah peluru yang siap melesat ke mana saja. Namanya tak kan pernah ku lupa: Parimin. Semangat Parimin mewakili sosok orang desa yang enggan hidup manja. Meski ia lancar baca dan […]

Kunpaksakeun, Bukan Kunfayakun

Ini sebuah kenangan tentang dinamika anak-anak pergerakan Madinah Indonesia–sebutan lain bagi pergerakan NII. Agar tak bias dan menggeneralisir ke NII faksi lain, cerita ini bergulir di kalangan NII faksi Zaytun. “Kun-paksakeun” adalah sebuah istilah yang lahir sebagai sebuah improvisasi spontan di sebagian kalangan aktivis pergerakan kelompok ini pada era dekade 1990-an. Di sel (baca: network/ […]

Peminat Jabatan Menteri Mulai Kasak Kusuk

Seperti periode lima tahun sebelumnya, menjelang pilpres banyak orang merapat ke sana dan kemari.  Yah, seperti lagu potong bebek angsa: sorong ke sana, sorong ke sini. Tapi ya itu, menyorong-nyorongkan diri sendiri. Tujuannya apalagi, jika bukan mengincar jabatan publik: menteri, kepala badan, bahkan hingga jabatan direktur jenderal. Lima tahun lalu, saya ingat betul, ketika seorang […]

Mimpi tentang Tiar dan Dharma di Republik Mimpi

Ini sebuah parodi tentang Bang Paksi yang bercerita tentang mimpinya. Mimpi  tentang tiga orang politisi di Republik Mimpi: Soes, Tiar dan Dharma. Dalam mimpi : Tiar tampak sedang asyik menikmati suasana Bayur, sebuah desa di pinggiran Danau Maninjau. Meski, seorang petinggi partai berlambang kubus, Tiar sepertinya tak mau larut dengan hiruk pikuk suasana politik yang […]

Dagelan Ahmad Dhani dan Cak Imin

Curhat–mungkin lebih tepat disebut uneg-uneg ini sebenarnya sudah terlebih dahulu saya upload di politikana.com (itu lho, yang jika ndak salah, situs garapannya Kang Enda dan Ndoro Kakung). Tapi, setelah saya liat bahwa beberapa tulisan yang beredar di sana ternyata juga punya kembaran di blog masing-masing penulisnya, akhirnya tulisan itu saya putuskan untuk saya share juga […]

Istilah “Hooker” yang artinya pelacur, ternyata diambil dari nama seorang jenderal.

Gara-gara pernah keluar masuk tempat lokalisasi pelacuran (tapi bukan untuk jajan lho, melainkan untuk investigative reporting), seorang teman beranalisa kepada saya. Pelacur itu kan istilahnya banyak: ada PSK, WTS, pecun, perek, bispak, neneng-neneng, amoy, pokoknya macam-macam. Setiap sebutan itu kan ada asbabun nuzulnya. Di Batam dan Tanjung Pinang, mereka disebut “neneng-neneng” karena kebanyakan pekerja prostitusi […]

Puisi Anak “Ibu dan Facebook”

Dasar katrok. Kok, saya baru tahu jika ada seorang anak kecil,  yang puisi sederhananya punya daya ledak yang begitu dahsyat.  Padahal, sudah hampir sepekan info unik ini beredar. Anak kecil itu, konon dari yang saya baca, memang seorang anak yang ekspresif. Serafina Ophelia Simanjuntak, itu nama gadis pintar berusia 9 tahun, yang seorang anak kelas […]