cerita bawah tanah

sebelum kau bosan, sebelum aku menjemukan
tolonglah ucapkan, dan tolong engkau ceritakan
semua yang indah, semua yang cantik
berjanjilah…

Itu sepenggal syair karya Iwan Fals (salah satu pemusik favoritku). Sebelum blog ini membosankan, atau menjemukan, maka ada bagusnya jika ada variasi sedikit dari blog yang kukelola ini.

Ini tentang beberapa (atau banyak) single out. Tentang kisah-kisah lepas, base on true story alias kisah nyata. Pernah terjadi. Kisah-kisah ini tentang dinamika orang-orang sebuah pergerakan di bawah tanah.

Di antara cerita atau kisah-kisah ini sebagian di antaranya jenaka, sebagian lagi ceria, sedih, pilu, pedih, dan sebagainya. Ada nama-nama yang kusamarkan. Tapi, ada juga yang tak kusamarkan.

Cerita-cerita ini kunamai Cerita Bawah Tanah (cerbata). Semoga bermanfaat. Bagi pihak-pihak yang merasa keberatan dengan pemuatan cerita-cerita ini bisa menyampaikan komplain kepadaku. Selamat membaca link-link di bawah ini:

  1. Rompi Sakti (cerbata #1)
  2. Neraka (cerbata #2)
  3. Kun-paksakeun (Bukan Kun faya Kun)–cerbata #3
  4. Madinah (cerbata #4)

Baca juga:

  1. Pleidoi
  2. Agustus: Bulan Dua Proklamasi
  3. Gus Dur tentang Al-Zaytun
  4. Islam Komunis? Ada-ada saja…
  5. Parimin vs Pakubumi
  6. Kartosoewirjo versi Tempo
%d blogger menyukai ini: