3 Komentar

Takbir ‘Ied al-Fithri = Mars Tentara Nabi?

Selagi masih dalam suasana Ramadan menjelang Ied al-Fithri, saya jadi ingat sebuah tulisan yang sebenarnya pernah saya tulis di blog saya yang lain di kalipaksi.multiply.com pada dua tahun silam. Tidak ada salahnya, jika jurnal lawas itu saya perbarui di blog ini. Yah, setidaknya dalam momentum yang lebih tepat.

infanteri

Ini tentang takbir Ied, yang berkumandang pada dua hari raya Islam: Ied al-Fithri dan Ied al-Adha. Tentang hal ihwal takbir Ied tersebut, beberapa tahun silam, saya terkesiap ketika mendapati sebuah buku tentang sejarah Nabi (sirah Nabawiyah) yang menulis tentang keterkaitan takbir Ied tersebut dengan peristiwa Fathu Makkah, atau penaklukan kota Mekkah.

Buku karangan almarhum K.H. Munawwar Cholil tersebut memuat bahwa Fathu Makkah (penaklukan Makkah) terjadi di bulan Ramadan. Tapi tidak dijelaskan tanggalnya. Bisa awal, pertengahan, bisa juga akhir Ramadan. Memang, ada sumber yang menyatakan bahwa peristiwa Fathu Makkah terjadi pada 10 Ramadan 8 Hijriah.

Tapi yang jelas, kiyai sang penulis buku menulis bahwa ketika tentara Nabi hendak memasuki Makkah dari shelter terakhir, baik pasukan infanteri maupun kafalerinya mengumandangkan takbir, seperti yang sekarang dibaca menjelang Ied al-Fithri.

Allahu Akbar kabira.

Walhamdulillahi katsira.

Wasubhanallahi bukratan wa ashila.

La ila ha illallahu wahdah.

Shadaqahu wa’dah.

Wa nasharahu abdah.

Wa a’azza jundahu wa hazzamal ahda ba wahdah.

La ilaha illallahu wallahu Akbar.

Allahu Akbar wa lillahil hamd.

Takbir itu dibaca secara serempak. Saya lalu teringat dengan tradisi militer, yang dalam barisan mengumandangkan mars-mars pemompa semangat, baik dalam latihan maupun ketika berbaris berjalan menuju suatu titik medan pertempuran.

Alhasil, muncul sebuah pertanyaan dangkal: adakah kaitan Ied al-Fithri dengan Fathu Makkah. Apakah takbir itu memang sebuah mars bagi tentara Nabi ketika itu?

Secara bahasa, ied al-fithri berarti kembali kepada fitrah. Okelah, dalam konteks internalisasi nilai-nilai spiritual, ied al-fithri merupakan wujud kemenangan hati manusia dalam mengendalikan hawa nafsunya selama Ramadan.

Namun secara politik, Fathu Makkah juga merupakan kemenangan. Kemenangan yang membawa Makkah kepada fitrahnya sebagai simbol ajaran tauhid.

Memang, jika dikaitkan dengan mars/takbir tadi agak terlalu dini untuk mengatakan bahwa Ied al-Fithri jangan-jangan juga merupakan peringatan dari Fathu Makkah itu.

Tapi yang jelas, yang saya tahu, kalangan muslim aktivis gerakan bawah tanah yang bercita-cita menegakkan pemerintahan Islam meyakini bahwa Ied al-Fithri merupakan perayaan simbolis dari peristiwa Fathu Makkah itu.

Iklan

3 comments on “Takbir ‘Ied al-Fithri = Mars Tentara Nabi?

  1. jadi inget rencana karnaval takbir keliling yang akan diadakan di desa

  2. takbir.. adalah simbol kemahakuasaan ALLAH.. ALLAHUAKBAR…!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: