8 Komentar

Akhirnya PKS Menjadi Partai yang Inklusif

logo-pks.jpg

Saya bukan kader PKS, tapi ketika membaca bahwa partai kader ini akan menjadi lebih inklusif, hati saya ikut berbahagia. Seperti tertulis pada blog multiply Bung Suryama (anggota DPR dari PKS), PKS akan meningkatkan calon legislatif di luar kader di setiap daerah pemilihan. Bahkan, calon nonmuslim (meski jumlahnya akan sangat proporsional).

Kebijakan ini sungguh memberi citra baru kepada PKS, yang selama ini terkesan sangat eksklusif. Memang, menurut seorang petinggi PKS, kesan eksklusif PKS itu selama ini tercipta karena pemahaman ultra-kanan yang menjadi ciri khas kader-kadernya, terutama yang berangkat dari gerakan tarbiyah.

Saya belum tahu pasti, bagaimana reaksi akar rumput kader PKS menyikapi kebijakan ini mengingat selama ini terkesan anti-sekali dengan pluralisme. Padahal, inklusifisme dan pluralisme ibarat saudara kembar yang saling bertautan satu sama lainnya.

Mungkin juga, pendapat saya ini salah, karena bisa saja inklusif dalam benak saya berbeda dengan inklusif versi Mukernas PKS. Namun, yang saya yakini dan saya rasakan, ruh untuk menjadi manusia yang menghormati keberagaman (pluralisme), selalu bermula dari ruh untuk menjadi manusia yang inklusif. Dalam konteks ini, seorang manusia yang inklusif selalu bersedia berdialog dan bertukar posisi dengan kontra-patriotnya sebelum memutuskan atau memvonis sesuatu, misalnya “sesat”, “kafir”, atau munafiq, dsb.

Namun, tentu saja, di mata saya manuver ini bukannya tanpa resiko, misalnya pertanyaan dari para kader: mengapa harus mendahulukan orang di luar kader? atau nonmuslim? Dalam level yang lebih tinggi, bisa saja muncul pertanyaan: apakah platform partai sudah bergerak? Yang jelas, semoga saja, kebijakan ini akan lebih menjadikan PKS sebagai partai yang lebih terbuka, seperti PAN dan PKB.

Oh ya, semoga saja tulisan ini tidak dicap sebagai “manuver” kontra PKS oleh teman-teman yang tidak seide. Sungguh, ini hanya sebuah analisis yang lahir dari euforia yang tulus. Tanpa pretensi, dan tanpa embel-embel politis.

Salam…..

review ini juga dimuat di sini

Iklan

8 comments on “Akhirnya PKS Menjadi Partai yang Inklusif

  1. Wah akan semakin banyak simpatisannya donk 🙂

  2. Malem Bang.. tulisan2 abang ini menarik, sudut pandangnya mencoba melihat tidak hanya di satu sudut/sisi.. web-nya juga keren, apik…
    Salam persahabatan.. tks dah mampir ke blog kami yang masih mencari format yang enak…
    Setuju ama tag-nya: “Lebih baik menulis daripada tidak”…
    Keep up the good work….

  3. Setuju. Ini postingan berarti dah setahun, apa sekarang PKS dah (lebih) inklusif, Mas Sofwan?

  4. Menurut saya, pergeseran dari eksklusif menjadi inklusif adalah tidak lebih dari konsekwensi logis buat mereka karena telah mencoba terjun ke medan politik. Artinya apa? karena politik adalah bagaimana bisa mengumpulkan pendukung sebanyak2nya maka tidak ada cara lain kecuali berusaha mengakomodir segala bentuk dan model manusia. Lantas bagaimana dengan prinsip2 dasar keyakinan yang yang mendasari militansi mereka? Apa tidak tergerus? Siapa yang berani menjamin diirnya bisa istiqomah di atas jalan kebenaran?

  5. Jika berkaca pada piagam madinah, akomodasi memang hal yang sangat krusial. Semoga tetap istiqomah dalam aqidah Islam Rahmatan Lil ‘Alam, karena semua umat berhak mendapat Rahmat Islam. Mari kita sebarkan Rahmat Islam keseluruh penjuru dan bangsa.

  6. Saya orang biasa,tak tahu apa2 tp saya sangat suka pks dan saya berusaha cari tau ttg pks,bagi saya pks pilihan tepat karena pks benar2 beda dg partai lain,yg membedakannya salah satunya adalah kadernya yg memiliki kemampuan memadukan ucapan dan perbuatan,artinya mereka benar2 bersungguh2 dlm menerapkan agamanya,hidup pks semoga ALLAH senantiasa meridhoi..amiiin

  7. PKS memperjuangkan syari’at islam?

    jawabannya dijawab oleh mantan presiden pks Hidayat Nur Wahid pada pertemuannya dengan pengusaha tionghoa. Ketika ditanya “apakah PKS akan mendirikan negara Islam?”
    HNW menjawab mantap, “TIDAK, PKS adalah organisasi politik yang bersifat nasional, kami mengikuti hukum di Indonesia yaitu UU parpol dan UUD ‘45.
    (Republika, 4/5/2009).

    So,…
    PKS partai ISLAM (aturan hidup diatur oleh sag Kholiq Alloh SWT)
    atau
    SEKULER (aturan sang Kholiq dipisahkan dari kehidupan) ?????

    Jawabannya ada di atas…

  8. Hidup pks,hidup pks,pks partainya orang ntrimo ing pandum,gak neko2.brsama PKS harapan itu masih ada.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: