1 Komentar

Proton: Yang Perlu Ditiru dari Malaysia

new_proton_saga_1.jpg

Kemarin (18/1/08), Perusahaan Otomotif Nasional (Proton) Malaysia meluncurkan sebuah sedan tipe Saga versi teranyar. Harganya berkisar antara Rm30,000 sampai Rm39,998 atau sekitar Rp75 juta s.d. Rp100 jt-an.

Seorang warga Malaysia keturunan Tionghoa pun berkomentar di blognya. Begini tulisnya: “As loyal citizens of this country, we would like to see Proton to be at least half as successful as Toyota Vios which is manufactured in Thailand. Toyota VIOs which has targeted Asean market initially, will now be exported to the whole world as a world car – that is how successful Thai Car industry is.” Intinya, dia ingin Proton bisa sukses tidak hanya di Malaysia, tapi juga seperti mobil-mobil produk Jepang yang bisa laku di Asia, bahkan di Amerika.

Tahun 2005 lalu, sewaktu dinas ke Malaysia, saya melihat jalanan di Kuala Lumpur didominasi oleh mobil-mobil keluaran Proton dari berbagai kasta, mulai dari Perdana, Wira, dan seterusnya. Kebijakan Malaysia untuk mengembangkan industri otomotif nasional dan kebanggaan warga Malaysia untuk menggunakan produk dalam negeri sendiri (meskipun masih berkolaborasi dengan Mitsubishi Corp) sungguh membuat iri sentimen nasionalisme saya.

Jadi, ketika kita sempat menghujat Malaysia dengan umpatan “Malingsia”, bangsa tetangga serumpun itu memiliki banyak hal positif yang patut kita contoh.

Kapan ya Indonesia bisa punya industri mobil nasional lagi, setelah TIMOR dan PERKASA nggak jelas nasibnya?

Iklan

One comment on “Proton: Yang Perlu Ditiru dari Malaysia

  1. Apa ya….yang dibanggakan dari Indonesia. Jangan hanya yang “JELEK” saja yang masuk ranking Asia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: